Jumat , November 24 2017
Home / Brain / Kuis Dominan Otak Kanan Atau Otak Kiri

Kuis Dominan Otak Kanan Atau Otak Kiri

Untuk mengetahui apakah otak anda dominan Otak Kanan atau Otak Kiri, maka ikutilah kuis ini

Test Bagian Pertama

1. Meja kerja saya cenderung …
a. rapi
b. berantakan

2. Saya lebih suka menuntaskan pekerjaan …
a. satu per satu
b. sekaligus

3. Saya … sarapan yang sama setiap hari selama seminggu.
a. tidak mempermasalakan
b. mempermasalahkan

4. Saya … menyediakan tempat khusus untuk menyimpan barang.
a. sering
b. jarang

5. Ketika mengingat-ingat teman sekolah, saya familier dengan …
a. nama
b. wajah

6. Pada waktu senggang, saya lebih suka …
a. merencanakanan sesuatu
b. melamun tidak tentu arah

7. Saya … jika bekerja sambil mendengarkan music.
a. merasa terganggu
b. tidak merasa terganggu

8. Gagasan terbaik saya sering muncul, saat saya …
a. berada di ruang kerja
b. bersantai-santai

9. Saya … memperkirakan waktu, tanpa melihat jam.
a. tidak bisa
b. bisa

10. Saat berbicara, tangan saya …
a. jarang bergerak-gerak
b. sering bergerak-gerak

11. Untuk tes, saya lebih suka tipe pertanyaan …
a. pilihan ganda
b. essay

12. Jika seseorang memarahi saya, saya cenderung memerhatikan …
a. apa yang ia katakan
b. bagaimana ia mengatakannya

13. Saya menggambarkan diri saya sebagai orang yang …
a. stabil
b. fleksibel

14. Saya cenderung mengambil keputusan penting berdasarkan …
a. logika
b. intuisi

15. Dalam mempertimbangkan perkerjan, prioritas saya adalah …
a. besarnya gaji
b. peluang ke depan

16. Dalam bertindak, saya cenderung …
a. berpegang teguh pada prinsip
b. menyesuaikan dengan sikon

17. Ketika menonton sinetron, saya lebih memperhatikan …
a. alur cerita
b. pesan tersirat

18. Saya … bercerita.
a. jarang
b. sering

19. Untuk pertanyaan matematika, saya dapat menjawabnya …
a. dan dapat pula menjelaskan jawabannya
b. tetapi tidak dapat menjelaskan jawabannya

20. Saya cenderung melakukan sesuatu yang …
a. telah terbukti benar
b. baru

Kunci Jawaban :

  • A < B : kanan (Jika Jawaban A lebih sedikit dari B, maka Anda Dominan Otak kanan)
  • A > B : kiri (Jika Jawaban A lebih banyak dari B, maka Anda Dominan Otak kiri)

Test Bagian Kedua

Tes berikut ini adalah salah satu tes yang terdapat dalam buku Right-Brained Children in a Left-Brained Word karya Jeffrey Freed, M.A.T & Laurie Parsons. Tes ini terdiri dari 20 pertanyaan, untuk mengetahui dominan otak yang kita gunakan, mari simak petunjuk ini:

– Siapkan terlebih dahulu alat tulis anda,
– Pertanyaan ini jawablah dengan 2 pilihan yaitu “YA” atau “TIDAK”
– Jawablah pertanyaan dengan jujur dan apa adanya,
– Sebelum menjawab semua pertanyaan, Jangan Dulu Melihat Keterangan Hasilnya.
– Terakhir, jangan lupa hitung banyaknya jawaban “YA” dan “TIDAK” untuk melihat dominan otak yang anda pakai.

Baiklah, silahkan mencoba!

  1. Apakah anda lebih mudah mengingat wajah dari pada nama?
  2. Ketika anda disuruh memasang mainan aau perabotan, apakah anda cenderung membuang petunjuknya dan berupaya membangunnya sendiri?
  3. Apakah anda lebih dapat merenungkan ide-ide kalau dibiarkan sendirian untuk berkonsentrasi, dari pada bekerja kelompok?
  4. Apakah anda lebih mengandalkan gambar untuk mengingat segalanya, dibandingkan dengan mengandalkan nama dan kata-kata?
  5. Apakah anda memiliki pendengaran yang sangat tajam?
  6. Apakah anda lebih suka mengenakan pakaian yang sangat halus dan lama, karena kebanyakan pakaian lainnya terlalu kasar atau terasa gatal?
  7. Apakah anda cenderung sering menjatuhkan diri sendiri?
  8. Ketika anda mengeja, apakah anda “melihat”-nya di benak saja (mengeja dalam hati) dari pada menyuarakan suku katanya?
  9. Ketika sedang mempelajari suatu objek, apakah anda lebih suka mendapatkan “gambaran besarnya” dibandingkan mempelajari banyak fakta?
  10. Apakah anda pandai mengerjakan teka-teki dan menemukan jalan keluar dari labirin?
  11. Bisakah ada membanyangkan segalannya dengan baik dalam tiga dimensi? Dengan kata lain, bisakah anda menggambarkan sebuah kubus dalam benak anda, seperti anda bisa memutarnya dan memandangnya dari setiap sudut tanpa kesulitan?
  12. Apakah dulunya anda dianggap lambat berkembang?
  13. Apakah dulunya anda perlu menyukai guru anda dulu agar dapat berprestasi dalam mata pelajarannya?
  14. Apakah konsentrasi anda mudah terganggu sampai-sampai anda sering melamun?
  15. Apakah anda perfeksionis, sampai-sampai terhalang untuk mencoba hal-hal baru?
  16. Apakah anda sangat kompetitif, tidak mau kalah dari orang lain?
  17. Apakah anda pandai memahami orang? Apakah orang-orang mengatakan bahwa anda pandai “membaca” orang?
  18. Apakah tulisan tangan anda di bawah rata-rata atau buruk?
  19. Apakah dulunya anda lambat berjalan, atau apakah anda mengalami keterlambatan dalam penguasaan keterampilan motorik lainnya ketika masih kecil?
  20. Ketika berada ditempat baru, apakah anda anda cenderung mudah menemukan jalan anda?

Nah saudara, apakah kalian sudah menjawab pertanyaan tadi dengan jujur dan apa adanya? Untuk melhat hasilnya coba hitung dengan seksama Banyaknya jawaban “YA” dan “TIDAK”.

Saudara perlu kalian ketahui bahwa semakin banyak jawaban “YA”, maka semakin kedominan otak kanan yang kalian pakai. Untuk jelasnya sebagai berikut :

– 0-4 jawaban “YA” mengindikasikan anda sangat dominan menggunakan otak kiri.
– 5-8 jawaban “YA” agak cenderung menggunakan otak kiri.
– 9-12 jawaban “YA” berarti anda merupakan orang yang menggunkan otak kanan dan kiri dengan seimbang.
– 13-16 jawaban “YA” agak cenderung menggunakan otak kanan.
– 17-20 jawaban “YA” mengindikasikan anda sangat dominan menggunakan otak kanan.

Test Bagian KeTiga Hermann Brain Test

kuis berikut akan memberi gambaran jelas kepada anda dilihat dari Investaris Gaya Belajar. Tes ini terdiri dari 20 pertanyaan, untuk mengetahui dominan otak yang kita gunakan, mari simak petunjuk ini:

– Siapkan terlebih dahulu alat tulis anda,
– Pertanyaan ini jawablah dengan 2 pilihan yaitu “YA” atau “TIDAK”
– Jawablah pertanyaan dengan jujur dan apa adanya,
– Sebelum menjawab semua pertanyaan, Jangan Dulu Melihat Keterangan Hasilnya.
– Terakhir, jangan lupa hitung banyaknya jawaban “YA” dan “TIDAK” untuk melihat dominan otak yang andaa pakai.

Baiklah, silahkan mencoba!

  1. Apakah anda luar biasa tidak bisa diam (hiperaktif)?
  2. Apakah anda mengalami kesulitan dalam mewarnai atau menulis dengan tangan?
  3. Apakah anda terlambat berjalan?
  4. Apakah anda luar biasa peka terhadap kritik?
  5. Apakah anda punya alergi atau asma?
  6. Apakah anda pandai dalam membangun mainan seperti Lincoln Log, Lego dan Tinker Toy (yang dimaksud adalah Mainan sejenis susun balok)?
  7. Apakah anda pandai dalam mengerjakan teka teki dan menemukan jalan keluar dari labirin?
  8. Kalau anda menyimak orang membaca buku dua sampai tiga kali, apakah anda mampu mengisi kata-kata yang kosong dengan menghafal hampir sempurna?
  9. Apakah sangat penting bahwa anda harus menyukai guru agar dapat berprestasi dalam mata pelajaran?
  10. Apakah anda mudah terganggu konsentrasinya atau banyak melamun?
  11. Apakah anda tidak mampu secara konsisten merampungkan tugas-tugas?
  12. Apakah anda cenderung bertindak dahulu baru berpikir?
  13. Apakah anda hanya mau menggunakan pakaian yang sangat halus dan sudah lama?
  14. Apakah anda cenderung suka di pertandingan olahraga, di pesta yang ramai maupun di taman hiburan?
  15. Apakah anda cenderung tidak mau dirangkul?
  16. Apakah anda perlu terus diingatkan untuk mengerjakan hal tertentu?
  17. Apakah anda sangat kompetitif dan tidak mau kalah?
  18. Apakah anda memiliki rasa humor yang baik? Apakah anda mempunyai kemampuan di atas rata-rata untuk memahami atau menciptakan pelesetan?
  19. Apakah anda pefeksionis, sedemikian rupa sampai-sampai anda terhalang untuk mencoba hal baru?
  20. Bisakah anda mengingat liburan musim panas atau acara lain satu tahun dengan detail yang sangat rinci?

Nah saudara, apakah kalian sudah menjawab pertanyaan tadi dengan jujur dan apa adanya? Untuk melhat hasilnya coba hitung dengan seksama Banyaknya jawaban “YA” dan “TIDAK”.

Saudara perlu kalian ketahui bahwa semakin banyak jawaban “YA”, maka semakin kedominan otak kanan yang kalian pakai. Untuk jelasnya sebagai berikut :

– 0-4 jawaban “YA” mengindikasikan anda sangat dominan menggunakan otak kiri.
– 5-8 jawaban “YA” agak cenderung menggunakan otak kiri.
– 9-12 jawaban “YA” berarti anda merupakan orang yang menggunkan otak kanan dan kiri dengan seimbang.
– 13-16 jawaban “YA” agak cenderung menggunakan otak kanan.
– 17-20 jawaban “YA” mengindikasikan anda sangat dominan menggunakan otak kanan.

INDIVIDU YANG CENDERUNG MENGGUNKAN OTAK KIRI

Ciri ciri individu yang cenderung menggunakan otak kiri yakni suka membuat daftar, berprestasi baik saat beranjak tingkat SLTP, sangat logis dan analitis, dan biasanya sangat dapat diandalkan. Individu-individu ini cenderung berperastasi sangat baik disekolahnya. Bahkan di lapangan kerja, mereka mungkin mengisi posisi-posisi administratif atau aktuarial, individu ini mampu untuk membantu sistemnya (kerjaan) beroperasi dengan efesien. Kehadiran mereka sangat baik setiap harinya tetapi mereka tidak terlalu imajinatif. Mereka tidak tertarik dengan tantangan, gagasan baru, dan pergeseran dalam rutinitas. Ketika berpikir, mereka mampu juga berpikir dalam bentuk gambar/visual tetapi lebih suka berfungsi di dunia auditory (Stimuli lewat pendengaran).

Orang yang cenderung menggunakan otak kiri, ketika diminta mengingat seseorang dari masa lalunya, bisa mudah mengingat namanya tetapi sulit mengingat wajah atau detail lain tentang individu tersebut. Mereka cenderung menyimpan informasi dalam bentuk nama dan kata-kata daripada gambar/visual. Jika individu ini memberikan petunjuk arah ke rumah mereka, akan banyak menyebutkan jalan dan tanda atau angka balok daripada menggambarkan peta atau menggambarkan tanda-tanda khusus.

Individu-individu yang cenderung menggunakan otak kiri juga berpikir secara berurutan, misalnya : penting sekali bahwa langkah A secara logis menuntuk ke langkah B, Langkah B secara logis menuntun ke langkah C dan seterusnya. Mereka lebih suka diberi tahu selangkah demi selangkah, bagaimana caranya merampungkan suatu tugas, dari pada didemonstrasikan kepada mereka.

Ketika mempelajari suatu keterampilan baru seperti serve dalam tenis, mereka mulai dengan pegangan raket yang benar, lalu posisi tubuh yang benar, cara yang benar untuk melemparkan bolanya, dan sebgainya, dengan cara dari detail ke keseluruhan. Mereka yang cenderung menggunakan otak kiri, mencerna informasi keping demi keping hingga mereka mengatakan “Aha!”, seolah-olah ada lampu yang menyala dibenak mereka, dan tiba-tiba saja mereka menangkap gambaran besarnya.

Orang yang cenderung menggunakan otak kirinya sukses di ruang kelas yang melibatkan banyak mendengar tanpa banyak berpartisipasi aktif. Mereka senang membicarakan dan menuliskan segalanya. Umumnya mereka lebih mudah memahami aturan mengeja, tata bahasa, dan tanda baca, mereka lebih mudah menguasai bahasa asing. Orang yang cenderung menggunakan otak kiri cenderung sangat baik dalam situasi ujian yang ditentukan batas waktunya dan dalam memecahkan masalah-masalah yang melibatkan logika berurutan.

Ketika masih kecil, mereka cenderung lebih suka proyek kelompok dari pada bekerja sendrian, setelah dewasa mereka senang bergabung dan cepat merangkul ideologi kelompok dalam bentuk dogma agama atau gerakan politik. Individu-individu ini senang membuat dan mengikuti aturan. Mereka lebih cenderung menerima dan menghargai apa yang mereka dengar dan yang mereka baca daripada mempertanyakan dan berpikir independen.

Individu ini, suka segala sesuatu yang sudah mereka kenal dan yang mudah diramalkan. Mereka sering merasa tidak tertarik dengan ide baru, tantangan dan kejutan. Mereka berprestasi dalam jabatan yang meilbatkan banyak tugas rutin dan paling payah ketika timbul krisis yang menuntut pemecahan masalah yang kreatif.

INDIVIDU YANG CENDERUNG SEIMBANG MENGGUNAKAN OTAKNYA

Ditengah-tengah kontinum otak kiri-kanan ada mereka yang cenderung seimbang menggunakan otaknya, yang dalam hal tertentu menikmati kedua sistem ekstrem ini. Orang-orang mujur ini dapat mengakses kekuatan populasi yang cenderung menggunakan otak kiri sekaligus kekuatan individu yang cenderung menggunakan otak kanan.

Mereka mempunyai kemampuan mengagumkan untuk menggeser tugas-tugas kebagian otak yang paling siap menanganinya. Dalam soal membaca petunjuk atau mengerjakan tugas logis, orang-orang yang seimbang menggunakan otaknya itu efesian dan cukup mampu mengurutkan dalam menyelesaikan proyek/tugasnya. Mereka juga menikmati kemampuan menyeluruh kreatif dan mampu melukis, menciptakan musik dan menggunakan intuisi mereka. Individu yang seimbang menggunakan otaknya berpotensi menjadi direktur yang baik, sebab ia mempunyai kemampuan menyeluruh untuk memecahkan masalah-masalah lebih besar sekaligus perhatian terhadap detail untuk menerapkannya terhadap sebuah solusi.

Individu ini dapat melihat hutan sekaligus pepohonannya, dalam artian mereka bisa fokus lebih dari satu objek. Tetapi ia juga mempunyai keterbatasan, yaitu individu ini cenderung kurang mempunyai kekuatan organisasi seperti individu yang cenderung mengggunakan otak kirinya dan kecermelangan kreatif seperti individu yang cenderung menggunakan otak kanannya.

INDIVIDU YANG CENDERUNG MENGGUNAKAN OTAK KANANNYA

Semakin ke kanan dominan otak yang dipakai, individu ini semakin intuitif dan acak dalam pemrosesan dan ia cenderung menyimpan informasi terutama dalam bentuk gambar/Visual. Ketika disuruh mengingat sesuatu kejadian atau seseorang, individu ini akan langsung membayangkan suatu gambar, mengingat bahkan detail yang paling kecil pun. Misalnya : individu yang cenderung menggunakan otak kanannya akan lebih mungkin membayangkan wajah guru sekolah dasarnya, sementara individu yang cenderung menggunakan otak kiri akan mengingat namanya. Individu ini mempunyai daya ingat visual yang sangat baik.

Walaupun individu ini memiliki kemampuan daya ingat visual yang sangat kuat, tetapi mereka juga memiliki kelemahan dalam mengerjakan tugas-tugas yang logis yang menyangkut bahasa, dalam artian kurang bagus dalam dunia kata-kata.

Individu ini mengalami penundaan dalam pemrosesan auditory (Stimuli lewat pendengaran). Mereka lebih mudah belajar melalui penggambaran dalam otaknya (Visualisasi), tidak suka mengerjakan sesuai dengan petunjuk karena mereka lebih suka membangun dengan caranya sendiri. Orang yang cenderung menggunakan otak kanan akan mempelajari sesuatu secara menyeluruh atau keseluruhan bagaian-bagaianya. Mereka lebih mudah menguasai keterampilan dengan melihat secara praktek daripada dengan dijelaskan langkah—langkahnya.

Daripada naik sepeda dengan coba-coba, individu ini akan lebih mempelajari bagaimana anak lain naik sepeda lalu melakukannya setelah mereka yakin sudah siap. Individu ini cenderung lambat belajar berjalan waktu masih kecil. Selain itu, mereka cenderung menguasai konsep-konsep besarnya dulu, lalu mundur dan mengisi kekosongan-kekosongan informasinya. Semntara mereka lebih suka mengeja secara visual, mereka masih dapat mengakses belahan otak kirinya untuk belajar menyuarakan suku-suku katanya.

Orang yang agak cenderung menggunakan otak kanannya senang mengerjakan beberapa hal sekaligus. Mereka juga suka pekerjaan yang memungkinkan mereka pergi kemana-mana, daripada pekerjaan yang memaksa mereka duduk dibelakang meja. Mereka sangat tidak membutuhkan aturan, bersifat implusif atau cenderung menuruti dorongan hati, mempertanyakan kewenangan dan merangkul tantangan dan ide baru. Mereka sangan kompetitif dan perfeksionis.

Individu ini bisa menjadi genius dan kreatif. Mereka alami dalam menguasai kesenian, musik atau dalam pemecahan masalah. Cara berpikir mereka spasial dan tiga dimensional, mereka lebih senang menggambar dan mencipta daripada menulis dan berbicara. Selain itu juga, mereka juga mempunyai kemampuan alami untuk membayangkan (berimajinasi) dalam waktu yang lama dibandingkan orang-orang yang cenderung menggunakan otak kiri ataupun seimbang. Misalnya: seorang arsitek mampu membayangkan suatu bangunan dalam benaknya walaupun belum dalam bentuk jadi atau seorang pelukis yang dapat membayangkan detail lukisan mereka sebelum dituangkan dalam kanvas (bentuk lukisan). Nah, dengan kemampuan membayangkan inilah, kalau dikendalikan dapat meungkinkan orang yang cenderung menggunakan otak kanannya sukses di lingkungan akademik.

Orang yang cenderung menggunakan otak kanan, banyak dikenal memiliki gangguan seperti salah satunya ADD (Attention Deficit Disorder) atau lebih di kenal dengan Gangguan Pemusatan Perhatian, Disleksia atau sering disebut dengan ketidak mampuan belajar bahkan autisme. Tapi jangan salah, banyak sejumlah tokoh yang cenderung menggunakan otak kanan bahkan oleh gurunya diidentifikasikan menderita disleksia, bisa menjadi tokoh pelopor, contohnya seperti Hans Cristian Andersen, Thomas Edison, Leonardo da Vinci, George S. Patton, mereka mampu memanfaatkan kemampuan otaknya dan bisa berkembang menjadi orang yang genius dan kreatif. Tapi semua itu, individu tersebut tidak akan mampu mengembangkan kemampuannya, perlu diketahui bahwa orang tua, guru maupun lingkungan juga berperan penting dalam mengembangkan kemampuannya.

TIPS LATIHAN MENINGKATKAN POTENSI OTAK KANAN

  1. Trust Your Subconscious Mind, Belajarlah untuk memPercayai intuisi dan suara hati anda
  2. Mulailah tertarik dengan ilmu-ilmu metafisika walau dimulai dengan meneelusuri landasan-landasan ilmiahnya yang logis dan rasional menurut anda
  3. Seringlah melakukan olah nafas, lebih bagus jika anda mau ikut yoga maupun meditasi agar terlatih menurunkan gelombang otak di alfa dan teta. Lebih Bagus lagi jika sudah sering Latihan Senam Jurus Tenaga Dalam Qodrat di Chanel Youtube saya. Atau Lihat Video dibagian bawah postingan ini.
  4. Sesekali berlatih menyanyi entah karaoke maupun smule.. Tidak penting kualitas suara tapi jadikan itu kegiatan yang menghibur dan menyenangkan
  5. Sesekali lakukan perjalanan piknik di alam terbuka bisa memancing, berenang, ataupun bersepeda dll
  6. Sering lakukan perenungan pada kondisi hening seperti Tahajud bagi yang muslim atau kegiatan ibadah yang serupa bagi agama lain
  7. Sering merangsang saraf motorik dan mengelola gerak tubuh misal bermain game, membantu memberikan solusi dan pemikiran bila ada teman atau kerabat bermasalah
  8. Berlatih berpikir dan melakukan hal yang berbeda bahkan unik dan kreatif
  9. Perbanyak humor, melihat film kartun dll.
  10. Angkat tangan kiri setinggi dada, lakukan gerakan mengayun bentuk angka 8 tidur
  11. Lakukan senam otak, bisa googling sangat banyak contohnya
  12. Berusaha mengingat-ingat wajah orang
  13. Mengembangkan imajinasi dan kreatifitas melalui logika
  14. Mencoba memahami makna dari puisi dan cerita fiksi
  15. Mencoba menyenangi segala jenis musik tanpa kecuali
  16. Mencoba menyenangi berbagai seni seperti seni suara, seni lukis, seni pahat dll
  17. Buang jauh kebiasaan untuk terlalu serius dan tegang dalam mensikapi permasalahan, Belajarlah untuk tenang ketika sedang menghadapi permasalahan apapun, (Jika ingin Mahir dan trampil dalam hal ini, Gabung saja dalam program pelatihan NAQSDNA)

About Edi Sugianto

Trainer, Terapis, Founder, & Guru Besar NAQSDNA Institute. Pusat Pelatihan Keajaiban Bawah Sadar Untuk Pengembangan Diri, Kesuksesan, Keberlimpahan,

Tinggalkan Balasan